Berita

Jejak Digital Desa Gunung Kuning Ukir Prestasi Nasional di Lomba Desa Wisata 2024


Gunungkuning— Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara 2 kategori Desa Mandiri dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2024, sekaligus menegaskan jejak digital dan eksistensinya sebagai desa wisata yang berkembang dan berdaya saing.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan Pemerintah Desa Gunung Kuning dalam mengelola potensi wisata berbasis kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi pembangunan desa yang berkelanjutan. Penilaian lomba mencakup aspek tata kelola desa wisata, kemandirian ekonomi, promosi digital, hingga keterlibatan aktif masyarakat.
Kepala Desa Gunung Kuning, Rudi Yudistira Gozali, S.Pd, menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen desa. Mulai dari perangkat desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, hingga generasi muda yang aktif mempromosikan potensi desa melalui berbagai platform digital.

JUARA 2 DESA MANDIRI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2025


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pengelolaan desa wisata yang mandiri, inovatif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rudi.
Desa Gunung Kuning memiliki sejumlah potensi unggulan, seperti panorama alam perbukitan, wisata berbasis pertanian, serta produk UMKM lokal yang terus berkembang. Pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dinilai mampu memperluas jangkauan wisatawan sekaligus memperkuat identitas desa di tingkat nasional.
Selain meningkatkan sektor pariwisata, pengembangan desa wisata juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, terciptanya lapangan kerja baru, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Dengan raihan Juara 2 Desa Mandiri Lomba Desa Wisata Nusantara 2024, Desa Gunung Kuning diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Majalengka dalam mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan digital.

Berita Lainnya

0 Komentar